Pengaruh Budaya Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Turnover Intention Perawat Di Rumah Sakit Kota Medan

  • Lestiani Agnes STIKes Murni Teguh
  • Hendri Kiswanto Mendrofa STIKes Murni Teguh
Keywords: Work Culture, Workload, Turnover intention

Abstract

Nurse turnover intention is a conscious desire or action to move places of work or stop working in a hospital to another hospital with the aim of getting a better job. The causes of turnover include: job dissatisfaction, high workload and work culture. The turnover intention that occurs is very detrimental to the company both in terms of costs, resources and nurse’s motivation. This study aims to identify the effect of work culture and workload on the turnover intention of nurses. This quantitative study used a comparative causal research design (non-experimental) on 84 nurses as respondents and used a purposive sampling technique. The instruments used were the nurse's work culture instrument (Nursing Culture Assessment Tool's), the workload instrument and the scale questionnaire instrument to collect turnover data. Data collection via google form from July - October 2021. The statistical test used a multiple linear regression test. To see the effect of work culture on nurse turnover intention, the value was obtained p = 0.933 > 0.05 to determine the effect of workload on nurse turnover intention. It is known that the significant value is equal to p = 0.794 > 0.05, and to assess the significance of the effect of work culture and workload on nurse turnover intention simultaneously is 0.219 > 0.05. It is recommended that further research be carried out with the development of new measurement tools on ongoing basis to improve the quality of nursing.

 

Abstrak

Turnover intention perawat merupakan suatu keinginan atau tindakan yang dilakukan secara sadar untuk pindah tempat bekerja atau berhenti dari pekerjaan rumah sakit ke rumah sakit lain yang bertujuan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Penyebab terjadinya turnover antara lain: ketidakpuasan kerja, tingginya beban kerja dan budaya kerja. Turnover intention yang terjadi sangat merugikan perusahaan baik dari segi biaya, sumber daya maupun motivasi perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh budaya kerja dan beban kerja terhadap turnover intention perawat. Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian kausal komperatif (non eksperimen) terhadap 84 perawat sebagai responden dan menggunakan teknik Purposive sampling. Instrumen yang dipakai adalah instrument budaya kerja perawat (Nursing Culture Assessment Tool’s), instrumen beban kerja dan instrumen kuesioner skala untuk mengumpulkan data turnover. Pengumpulan data via google form mulai bulan Juli - Oktober 2021. Uji statistickmenggunakan uji regresi linier berganda, untuk melihat pengaruh budaya kerja terhadap turnover intention perawat didapatkan nilai p=0.933 > 0.05 untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap turnover intention perawat diketahui nilai signifikan sebesar p=0.794 > 0.05, dan untuk menilai signifikansi pengaruh budaya kerja dan beban kerja terhadap turnover intention perawat secara simultan adalah sebesar 0.219 > 0.05. Disarankan agar dilakukan penelitian lanjutan dengan pengembangan alat ukur baru secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas keperawatan.

References

Anggara, P., Suryawati, C., & Agushybana, F. (2020). Keinginan Pindah Kerja (Turnover Intention) pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum SM Banyumas Propinsi Jawa Tengah. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 8(3), 153 - 160.
Arbianingsih, A., Hidayah, N., & Taufiq, T. (2016). Hubungan Beban Kerja Dengan Turnover Pada Perawat Di Rumah Sakit Islam Faisal Makassar. Journal of Islamic Nursing, 1(1), 11 - 20.
Ismuntania. (2018). Pengaruh Komitmen Organisasi dan Kepuasan Kerja terhadap Turnover Intention Perawat di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan. Jurnal Internasional Penelitian, 11(07), 5611 – 5613.
Isnainy, U.C.A.S., Furqoni, P.D., Ariyanti, L., & Asdi, L.S. (2019). Hubungan Beban Kerja, Budaya Kerja Dan Lama Kerja Terhadap Stres Kerja Perawat Di Ruang Irna Iii Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Malahayati Nursing Journal, 1(1).
Makmur, T. (2015). Budaya kerja pustakawa di era digitalisasi: Perspektif organisasi, relasi dan individu. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Mastini, I.A.A.P. (2013). Hubungan pengetahuan, sikap, dan beban kerja dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan irna di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar. Tesis. Universitas Undayana Denpasar.
Mendrofa, H.K. (2016). Hubungan budaya kerja perawat dengan kualitas asuhan keperawatan berdasarkan perspektif pasien di ruang rawat inap rumah sakit umum daerah dr. Pirngadi Medan. Repository Thesis Universitas Sumatera Utara.
Muslimah, F. (2015). Hubungan beban kerja dengan kinerja perawat di ruang rawat inap RSUD DR. Rasidin Padang. Tesis. Program Studi Managemen Keperawatan Universitas Andalas.
Nursalam. (2017). Metode Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Jakarta Selatan: Salemba Medika.
Pangarso, F.A., Rahayu, S., & Raharjo, D.D.T. (2019). Analisa Budaya Kerja Prima Divisi Keperawatan Dalam Upaya Meningkatkan Kepuasan Pasien Rawat Inap Di RS. Evasari Jakarta Tahun 2018. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 9(1), 1 - 6.
Putri, Y.D., Febrina, T.Y., & Rahma, D.F. (2021). Hubungan Beban Kerja Dengan Turnover Intention Pada Perawat Di Rumah Sakit Harapan Bunda Kota Batam Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 4(2), 390 - 397.
Rahmawati, E. (2016). Analysis of Organization Culture Relationships, Organizational Commitment with Turnover Intention of Nurses in Prikasih Hospital. J Adm Rumah Sakit Indonesia, 2(3), 204 - 13.
Rivai, A. (2019). Pengaruh stres kerja dan lingkungan kerja terhadap keinginan perawat untuk berhenti bekerja pada rumah sakit Columbia Asia Medan. Jurnal Abdi Ilmu, 12(2), 64 - 74
Published
2023-01-25