HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HEMODIALISA DI RUANG HEMODIALISA RUMAH SAKIT AMINAH TANGERANG

  • Mahdalena A Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Murni Teguh
  • Muhammad Taufik Daniel Hasibuan Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Murni Teguh
Keywords: Sleep Quality, Blood Pressure, Hemodialysis

Abstract

Hemodialysis is a process of cleaning blood from accumulated metabolic waste intended for Chronic Kidney Disease patients. Hemodialysis therapy can cause disturbances in the quality of sleep and rest resulting in increased blood pressure. The aim of the study was to identify the relationship between sleep quality and blood pressure in hemodialysis patients. This research used the chi square test with a sample size of 42 people and a random sampling technique. The chi squqre test results obtained p = 0.037, because the p value < 0.05 it can be concluded that there is a relationship between sleep quality and blood pressure in hemodialysis patients. The results of this research can be used to improve the quality of health care services in providing education to patients and families about the importance of good quality sleep on blood pressure in patients undergoing hemodialysis therapy.

 

Abstrak

Hemodialisa merupakan proses pembersihan darah dari akumulasi sisa metabolisme yang diperuntukkan bagi pasien Chronic Kidney Disease. Terapi hemodialisa dapat menyebabkan gangguan kualitas tidur dan istirahat yang mengakibatkan peningkatan tekanan darah. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien hemodialisa. Penelitian ini menggunakan uji chi squqre dengan jumlah sampel 42 orang dan tekhnik pengambilan sampel random sampling. Hasil uji chi squqre di dapatkan p = 0,037, karena nilai p < 0,05 maka dapat di simpulkan ada hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien hemodialisa. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga tentang pentingnya kualitas tidur yang baik terhadap tekanan darah pada pasien yang menjalani terapi hemodialisa.

References

1. Cahyaningsih. (2011). Hemodialisis (cuci darah) panduan praktis perawatan gagal ginjal. Yogyakarta : Mitra Cendikia Press.
2. Riskesdas. (2018). Riset kesehatan dasar badan penelitian dan pengembangan kesehatan kementerian ri tahun 2018.
3. Dinas kesehatan Banten. (2018). Profil Kesehatan Tahun 2018. Dinas Kesehat Provinsi Banten 2018 https://dinkes. bantenprov.go.id/ Diakes 27 Oktober, 2020.
4. Sutanti, H. (2014). Hubungan antara pola tidur dengan tekanan darah pada pasien terapi hemodialisis di ruang hemodialisa rumah sakit di bontang. Samarinda:Stikes Muhammadiyah.
5. Ningsih, I. Y. (2017). Hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien hipertensi primer di puskesmas gamping 1 sleman. Stikes Jenderal Achmad yani Yogyakarta.
6. Rumah Sakit Aminah. (2020). Data rekam medik pasien ginjal tahun 2020.
7. Sugiyono. (2010). Statistika untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.
8. Ardianto, N. Y. (2019). Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pasien hemodialisa di rsud kabupaten pekalongan. Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan.
9. Noradina. (2018). Pengaruh tindakan hemodialisa terhadap perubahan tekanan darah pada klien gagal ginjal kronik di rumah sakit imelda medan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda (Vol.4 No. 2) Medan: Stikes Imelda.
Published
2023-12-06