HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG VULVA HYGIENE DENGAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI DI PESANTREN DAYAH TERPADU AL-MADINATUDDINIYAH SYAMSUDDUHA KECAMATAN DEWANTARA KABUPATEN ACEH UTARA

  • Nova Sumaini Prihatin Dosen Prodi Kebidanan Aceh Utara, Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Hendrika Wijaya Kartini Putri Dosen Prodi Kebidanan Aceh Utara, Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Yenni Fitri Wahyuni Dosen Prodi Kebidanan Aceh Utara, Poltekkes Kemenkes Aceh
Keywords: Knowledge, Vaginal Discharge, Adolescents

Abstract

Maintaining and maintaining health during adolescence will have an impact on adolescent reproductive health starting from an early age. Reproductive health is a serious problem throughout human life. Lack of information and knowledge about changes in the reproductive system during adolescence causes anxiety and shame, which can lead to various kinds of problems related to the reproductive organs, one of the problems often experienced by teenagers is vaginal discharge. The type of research is observational with a cross-sectional approach where subjects are observed only once by measuring the independent variable and the dependent variable. The aim of this research was to determine the relationship between knowledge about vulva hygiene and the incidence of vaginal discharge in adolescent girls at the Al-Madinatuddiniyah Syamsudduha Integrated Dayah Islamic Boarding School, Dewantara District, North Aceh Regency. The population in this study was 50 young women from the Aliyah class, the sample in this study was the total population, namely 50 people. Data analysis used univariate analysis and bivariate analysis with the Chi-square test. The results of the study showed that there was a significant relationship between knowledge about vulva hygiene and the incidence of vaginal discharge. It is recommended that the Dayah leadership work together with the local health center in providing counseling and IEC to young women in order to prevent vaginal discharge.

 

Abstrak

Memelihara dan menjaga kesehatan pada masa remaja akan memberikan dampak pada kesehatan reproduksi remaja yang di mulai dari sejak dini. Kesehatan reproduksi merupakan masalah yang serius sepanjang hidup manusia. Kekurangan informasi dan pengetahuan tentang perubahan sistem reproduksi pada usia remaja menimbulkan kecemasan dan rasa malu sehingga dapat menimbulkan berbagai macam permasalahan yang berkaitan dengan alat reproduksinya, salah satu permasalahan yang sering di alami oleh remaja adalah keputihan.  Jenis penelitian adalah observasional dengan pendekatan Cross-sectional dimana subyek diobservasi satu kali saja dengan pengukuran variabel bebas dan variabel terikat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan pengetahuan tentang vulva hygiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri di Pasantren Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsudduha Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Populasi pada penelitian ini adalah remaja putri kelas Aliyah sebanyak 50, sampel pada penelitian ini adalah total populasi yaitu sebanyak 50 orang. Analisa  data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji Chi-squre. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikat antara pengetahuan tentang vulva hygiene dengan kejadian keputihan. Disarankan kepada pihak pimpinan Dayah agar dapat bekerja sama dengan pihak Puskesmas setempat dalam memberikan penyuluhan dan KIE pada remaja putri agar dapat mencegah terjadinya keputihan.

References

1. Adjie, S. (2022). Kesehatan reproduksi remaja dalam aspek sosial. Indonesia Pediatric Society Article; (diakses : 05 Juni 2022) Tersedia pada:https://www .idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/kesehatan-reproduksi-remaja dalam-aspek-sosial. 2013.
2. Prasetyawati. (2009). Hubungan personal hygiene dengan kejadian keputihan pada siswi smu muhammadiyah 1 metro. Jurnal Kesehatan: 11:14-18. 2009
3. Febryary, D,R., Astuti, S., & Hartinah, H. (2016). Gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku remaja putri dalam penanganan keputihan di desa cilayung. Jurnal Sistem Kesehatan, 2 (1), 40-46 DOI: https://doi.org/10.24198/jsk.v2il. 10418
4. WHO. World Health Organization. (2017). Monitoring health for the sdgs [internet]. world health organization. Available from: http://apps.who.int/iris/ bitstream/10665/255336/1/9789241565486- eng.pdf?ua=1
5. Jubaedah, E., Yuhandini, D, S & Sriyatin. (2020). Pendidikan kesehatan melalui media video dan leaflet terhadap pengetahuan hygiene menstruasi remaja putri kelas VII smpn kota cirebon. Jurnal Ilmiah Pannmed (Pharmacyst, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dental Hygiene) V ol. 15 No.1 J
6. Sarwono.S, (2013). Psikologi remaja. Jakarta : PT.Raja Grafindo
7. Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan prilaku kesehatan. Rineka Cipta: Jakarta
8. Darma, M., Yusran, S., & Fachlevy, A.F. (2017). Hubungan pengetahuan, vulva hygiene, stres, dan pola makan dengan kejadian infeksi fluor albus (keputihan) pada remaja siswi SMA negeri 6 kendari. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol. 2, No. 6, Mei 2017; ISSN2502-731X
9. Utami Tiara Yulita & Wijayanti Tri (2019). Hubungan perilaku vaginal hygiene dengan kejadian flour albus pada remaja putri di pondok pesantren al-masyhuriyah bukit raya kecamatan tenggarong seberang. Borneo Student Research, Vol 1 No 1
10. Juliansyah, & Zulfani (2021). Upaya peningkatan pengetahuan remaja putri melalui penyuluhan keputihan (flour albus) pada siswi madrasah aliyah negeri (MAN) Sintang. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, Vol 1, No. 2, Agustus 2021, e-ISSN 2775-3301
Published
2023-11-29